Jumat, 07 Oktober 2011

Beberapa Puisi "Damai"


damai..
di lembah.....kelam sukma tersiksa...
di kalau tangisan menata bulan di langit yang hitam...
jangan menyiksa sang insan yangh sedang berdiri..
menatap...menatap.. dengan mengeluarkan tetesan embun di bilik kelopak mata...
damai... damai..
jangan menjadi selokan yang tertembel di got-got kepentingan..
jangan biarkan jiwa di siksa dengan gelora jaman yang semakin mengering...
suaraaaa.....suaraaaaa....teriak..teriak....hanya memberi seribu luka..
seperti butiran pasir yang bergesar di serang hamparan gelombak laut...
hai kaum nurjana di dunia gelap...'
buka matamu...dan lihat.. disana masih ada yang harus di tuju.....
disana maih ada masa depan untuk tempatmu beradu...'
jangan... kau lelah untuk berdamai di jalan yang tak pasti..
mari...mari... ikutilah jalan ku.. jalan masa depan kota damai..
kota dengan sejuta wajah-wajah cerah yang memberi sebuah harapan...
wajah di balik luka untuk damai...
salam damai untuk ambonku tercinta..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar