DAMAI
Langit tetap biru
Pepohonan tetap hijau
Bangunan tetap berdiri tegak
Manusia tak seperti dulu lagi
Kini tidak ada kerja sama
Selalu mementingkan diri sendiri
Saling berkelahi
Semua saling benci
Oh, miskinkah hati ini
Apakah tidak ada lagi kata damai ?
Apakah yang ada hanya benci ?
Hanya berkorupsi.
Aku hanya bisa berdoa pada TUHANku...
Pepohonan tetap hijau
Bangunan tetap berdiri tegak
Manusia tak seperti dulu lagi
Kini tidak ada kerja sama
Selalu mementingkan diri sendiri
Saling berkelahi
Semua saling benci
Oh, miskinkah hati ini
Apakah tidak ada lagi kata damai ?
Apakah yang ada hanya benci ?
Hanya berkorupsi.
Aku hanya bisa berdoa pada TUHANku...
"Damai Dalam Selimut Ramai"
Bisumu memenjara
Terpasung dalam deru
Jalanmu kau pilih sendiri
damaiku dalam selimut ramai
Dan kau bertanya kenapa
Kujawab biar saja
Perlu kutemani?
Jangan kau ke sini
damaiku dalam selimut ramai
Biar hingar bingar
Temaniku
Sampaiku
Rasaku
Bosanku
Damaiku dalam selimut ramai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar