MASIH ADA MEREKA!
Masih ada mereka..
Yang tak bisa berdiam diri,
melihat kobaran api terus berlari.
Masih ada mereka....
Yang menghembuskan harapan damai,
saat napas tersendat, kesesakan dan putus asa makin ramai.
Masih ada mereka....
Yang menawarkan secangkir kopi hangat,
di tengah-tengah krisis kepercayaan tak kenal penat.
Masih ada mereka....
Yang meneteskan air mata,
melihat sesama (walau berbeda) yang terluka.
Masih ada mereka....
Yang tersenyum tulus untuk damai,
walau sedetik lalu dibakar habis tak berdawai.
Masih ada mereka....
Yang mengubah cerita duka karena rusuh,
menjadi syair damai sarat makna yang menusuk.
Masih ada mereka....
Yang demi sehelai selimut kepada pengungsi,
menjajal suara di jalanan, karena yang harus tak berfungsi.
Masih ada mereka....
Yang tak bisa tidur nyenyak,
saat penjahat kemanusiaan masih bergerak.
Masih ada mereka....
Yang terus bergerak gesit,
walau di tengah semak berduri tetap terbesit.
Masih ada mereka....
Yang mampu melihat terang hari esok,
di tengah kegelapan dan kegalauan hari ini.
Ya, MASIH ADA MEREKA!
Terang damai takkan pernah redup,
Karena jantung mereka terus berdegup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar